Cipta Grafika – Pernah mendengar istilah finishing saat ke percetakan? Meski populer, ternyata masih banyak yang salah kaprah mengartikannya. Melalui artikel ini, kami akan mengulas pengertian dan jenis-jenis finishing agar hasil cetak Anda makin maksimal! Let’s check it out!

Apa Sih Istilah Finishing Pada Percetakan?

Secara sederhana, istilah finishing merujuk pada penyelesaian atau tahap akhir dari proses cetak sebuah produk. Fungsinya untuk menyempurnakan tampilan, meningkatkan daya tahan, kualitas, hingga nilai ekonomi sebuah produk. 

Pada percetakan, jenis finishing bisa berbeda-beda tergantung bentuk produk yang dicetak. Finishing cetak stiker berbeda dengan finishing banner (spanduk). Tapi ada beberapa jenis finishing yang bisa diaplikasikan ke semua jenis produk. 

Kenali Jenis Finishing untuk Produk Cetak

Laminasi Glossy dan Doff

Laminasi adalah proses melapisi produk cetak dengan plastik tipis. Di percetakan, finishing laminasi dapat digunakan pada banyak produk cetak. Mulai dari stiker, undangan, buku, kartu nama, amplop, hingga spanduk atau banner. 

Fungsi laminasi ialah meningkatkan daya tahan produk agar tidak mudah sobek, rusak, atau kotor. Selain itu, laminasi juga berfungsi untuk menambah nilai estetika agar lebih menarik perhatian. 

Perbedaan laminasi glossy dan doff terletak pada hasil akhirnya. Laminasi glossy membuat produk jadi mengkilap, sedangkan doff membuat produk jadi matte alias tanpa kilap. 

Spot UV

stiker spot uv, laminasi uv, spot uv

Contoh spot UV (Credit to: id.yucai-printing.com)

Finishing spot UV dapat digunakan untuk produk cetak A3 seperti kartu nama, undangan, kop surat, hingga packaging produk. 

Spot UV membuat bagian tertentu dari produk mengkilap dan timbul. Sehingga menciptakan tampilan yang kontras dengan area lainnya pada produk. 

Emboss atau Deboss

Emboss dan deboss merupakan salah satu jenis finishing yang tujuannya membuat kontras visual pada produk. Teknik emboss menghasilkan sebagian area pada produk timbul ke atas. Sedangkan deboss membuat area cetak pada produk menjadi cekung atau tenggelam ke dalam. 

Poly

undangan poly

Contoh undangan dengan finishing poly

Cetak poly dimanfaatkan untuk menghasilkan efek kilau pada gambar atau tulisan pada produk cetak. Proses ini menggunakan kertas foil (aluminium foil) berwarna emas, perak, perunggu, dan warna metalik lainnya. 

Finishing poly sering diaplikasikan pada kartu nama, kop surat, undangan pernikahan, amplop, dan lainnya. 

Grafir

tumbler grafir, custom tumbler grafir

Ilustrasi tumbler grafir (Credit: ciptagrafika.com)

Grafir menjadi salah satu teknik cetak yang banyak digunakan untuk produk merchandise. Mulai dari pulpen, tumbler, gantungan kunci, plakat, plat, dan sebagainya yang terbuat dari stainless steel. 

Finishing grafir digunakan untuk mengikis lapisan permukaan luar dan membentuk tulisan atau pola desain yang diinginkan. Sehingga menghasilkan ukiran permanen yang cantik nan berkesan. 

Pond

Pond adalah istilah finishing yang memanfaatkan pisau pond (die cutting) untuk membuat potongan presisi. Finishing pond lazim digunakan untuk memotong kertas atau karton menjadi bentuk unik dalam jumlah banyak sekaligus. Contoh aplikasi pond banyak ditemukan pada undangan, kartu nama, angpau, amplop, hingga kotak kemasan.  

Hard Cover

Finishing hardcover adalah proses pembuatan buku atau undangan bersampul keras. Biasanya hardcover memanfaatkan board atau booth tebal yang dilapisi kertas maupun kain. 

Beberapa keunggulan hardcover ialah menambah nilai estetika dan meningkatkan daya tahan produk. Supaya lebih menarik, finishing hardcover sering dipadu dengan emboss, deboss, maupun poly (hot stamping). 

Soft Cover

Softcover kebalikannya dari finishing hardcover. Teknik jilid buku yang tidak kaku yang biasanya langsung menggunakan kertas art carton yang tebal. 

Supaya lebih kokoh softcover sering kali dilapisi laminasi (glossy atau doff), jilid jahit benang, dan sebagainya. Finishing softcover banyak dipilih untuk undangan, majalah, maupun buku berhalaman tipis.  

Baca juga: Fungsi dan Jenis Finishing Stiker

Perforasi

tiket dengan perforasi

Contoh tiket dengan perforasi

Perforasi merupakan teknik membuat lubang-lubang kecil yang membentuk garis sobek pada kupon, voucher, stiker label atau tiket. Fungsinya untuk memisahkan dokumen alias menyobek tanpa merusak kertas. Selain perforasi, teknik ini juga sering disebut finishing cacah. 

Numerator

Finishing numerator merupakan teknik membubuhkan nomor seri secara otomatis pada kupon, voucher, tiket, hingga nota. Cara kerjanya dengan memanfaatkan alat numerator yang angkanya dapat diatur secara sistematis. 

Finishing untuk Garmen

Sablon DTF

kaos, kaos dtf, kaos sablon, finishing sablon dtf

Contoh kaos sablon DTF

Untuk meningkatkan kualitas kaos, jersey, tas, topi, bendera, hingga payung, ada finishing sablon DTF yang menjadi andalan.

Sablon DTF (direct to film) adalah teknik sablon modern yang menghasilkan cetakan tajam, detail, dan tahan lama. Prosesnya kertas film dengan desain dipress ke bahan kain dengan mesin press panas. Proses ini disukai karena simpel dan tidak membutuhkan pre-treatment khusus.    

Finishing untuk Stiker

Die Cut

stiker die cutting, stiker full cutting, stiker shaped custom

Contoh stiker die cutting (Credit to: Pinterest)

Die cut adalah teknik finishing stiker yang cara kerjanya memotong kertas stiker sekaligus kertas perekatnya. Teknik die cut ini mengikuti pola gambar secara presisi sehingga cocok untuk desain dengan bentuk-bentuk rumit.

Kiss Cut

stiker kiss cut

Contoh stiker kiss cut (Credit: ciptagrafika.com)

Berbalik dengan die cut, kiss cut hanya memotong lapisan atas saja tanpa memotong lapisan kertas dasar. Jadi hanya kertas dengan gambar dan perekat yang kena mesin potong sehingga lebih mudah untuk dikelupas. Finishing kiss cut lebih tepat untuk stiker dengan pola sederhana seperti bulat, kotak, persegi panjang, dan seterusnya.   

Finishing untuk Jilid Buku

Jilid Lakban

jilid lakban

Contoh jilid lakban

Jilid lakban merupakan jenis finishing buku yang paling mudah dan banyak digunakan. Lembaran kertas yang sudah distapler kemudian disempurnakan dengan lakban hitam. Teknik jilid lakban lazim dipakai untuk makalah mahasiswa di universitas. 

Jilid Lem Panas

perfect binding, jilid lem panas

Contoh perfect binding atau lem panas

Untuk buku yang tebal, jilid lem panas merupakan pilihan yang paling tepat. Kertas akan distapler terlebih dahulu baru selanjutnya digabungkan dengan lem panas yang akan mengeras ketika dingin. Dengan demikian kertas menjadi kokoh tidak mudah sobek dan tahan lama. 

Jilid Kawat

jilid kawat

Contoh penjilidan kawat

Teknik jilid yang memanfaatkan kawat staples untuk menyatukan lembaran kertas di bagian tengahnya. Jilid kawat diperuntukkan lembaran kertas yang tidak terlalu tebal. 

Baca juga: Jenis Kertas dan Finishing Kalender

Jilid Jahit Benang

sewn binding, jilid jahit benang

Contoh jilid jahit benang

Teknik yang serupa dengan jilid lem panas yang mampu menyatukan lembaran tebal menjadi buku. Supaya makin kuat, biasanya jilid jahit benang dipadukan dengan finishing lem panas.  

Jilid Spiral

spiral binding

Contoh jilid spiral (spiral binding)

Jilid atau finishing spiral juga termasuk salah satu finishing populer di percetakan. Dengan spiral kawat, lembaran kertas dapat dibuka 360 derajat tanpa merusak kertas. Selain untuk buku, finishing spiral juga digunakan untuk finishing kalender.  

Jilid Baut (Screw Binding)

screw binding

Contoh screw binding

Untuk tampilan buku yang lebih eksklusif, percetakan biasanya menawarkan finishing jilid baut. Tepi kertas dilubangi untuk dipasang baut dan sekrup sehingga lembaran kertas kokoh dan terlihat lebih estetik. Finishing jilid baut sering ditemukan untuk buku menu restoran yang menggunakan kertas tebal. 

Finishing Spanduk (Banner)

Mata Itik (Eyelet)

mata ayam, mata itik, mata kambing, eyelet, finishing banner

Contoh finishing eyelet atau mata itik spanduk

Untuk spanduk atau banner, finishing yang paling populer adalah finishing mata itik (eyelet). Ujung kain spanduk dilubangi untuk dipasangkan ring atau cincin berbahan logam. Fungsinya agar banner dapat dipasang langsung ke tembok atau ditambah tali. 

Selongsong

finishing selongsong, finishing rongga dan tiang

Contoh finishing selongsong banner

Finishing spanduk yang didesain khusus agar kain spanduk dapat dimasukkan ke dalam bambu atau tiang. Tipe finishing seperti itu cocok untuk hanging banner di mall atau tiang promosi pinggir jalan.  

Lipat Pas Gambar

finishing lipat pas gambar, lipat pas gambar spanduk

Contoh finishing spanduk lipat pas gambar

Finishing lipat pas gambar didesain khusus untuk signboard yang biasa dipasang di pinggir jalan. Visual clean, rapi, dan kontur banner yang sesuai dengan signboard.

Lubang Angin

finishing lubang angin, istilah finishing

Contoh spanduk finishing lubang angin

Lubang angin adalah finishing banner berukuran besar yang lazim dipasang di pinggir jalan. Finishing lubang angin menjaga banner tidak mudah pecah dan tetap tegak ketika diterpa angin kencang. Sehingga visibilitas dan keterbacaan spanduk tetap aman. 

Custom Cetak Produk di Cipta Grafika

Nah demikianlah penjelasan istilah finishing berikut ragam jenisnya yang dapat Anda ketahui. Semoga penjelasan ini membantu Anda ketika mencetak di percetakan. 

Percayakan Cipta Grafika sebagai solusi percetakan untuk berbagai kebutuhan Anda. Jika ingin berkonsultasi bahan atau produk, silakan hubungi Customer Service kami di link bit.ly/CiptaGrafikaWebsite 

Ingin melihat produknya secara langsung? Segera kunjungi outlet terdekat di kota Anda. Cipta Grafika hadir di Karawang, Purwakarta, dan Cianjur. 

Baca juga: Jenis dan Produk Percetakan untuk Bisnis Anda