Sejauh yang Anda ketahui, apa sih sebenarnya reklame itu? Mungkin beberapa akan langsung teringat dengan papan reklame yang memenuhi jalanan. Media seperti reklame memang banyak diletakan di pinggir jalan karena sifatnya yang membutuhkan awareness, dan jalanan adalah tempat yang tepat karena banyak orang berlalu-lalang. Tapi sudahkah Anda tahu kalau jenis reklame ada banyak?
Dari segi bentuk, sebenarnya memang sama saja. Reklame sendiri memiliki fungsi yang sudah sangat jelas yaitu untuk memberikan informasi, atau menawarkan produk kepada khalayak. Khalayak tertentu yang dituju ini bisa Anda targetkan di tempat yang sesuai sehingga reklame dapat langsung terlihat. Sangat cocok untuk mempromosikan bisnis bukan?
Baca juga: 5 Strategi Efektif untuk Memaksimalkan Event sebagai Media Promosi Bisnis
Memiliki banyak macam, ada apa saja jenis-jenis reklame? Yuk, simak seterusnya dalam artikel berikut!
Jenis reklame berdasarkan lokasi pemasangan
Reklame Indoor (dalam ruangan)
Artinya, reklame yang dipasang di dalam ruangan. Umumnya reklame dalam ruangan berukuran kecil atau sedang dengan bahan kertas. Contoh seperti label, leaflet, dan brosur.
Reklame Outdoor (luar ruangan)
Artinya, jenis reklame yang dipasang di luar ruangan dan terkena sinar matahari. Pada umumnya reklame outdoor berukuran relatif besar dan terbuat dari bahan anti air serta tahan terhadap sengatan matahari. Contoh seperti baliho, spanduk, papan nama dan lainnya.
Jenis reklame berdasarkan media pemasangan
Reklame Audio
Seperti namanya, jenis reklame ini disampaikan melalui media suara. Jika Anda adalah pendengar musik, pasti sudah tak asing lagi dengan iklan yang muncul saat mendengarkan lagu di Spotify bukan? Nah reklame audio juga ada pada radio
Reklame visual
Reklame jenis ini dibuat dalam bentuk gambar atau visual. Contoh reklame visual adalah poster dinding, spanduk, brosur, selebaran, baliho, dan neon box.
Reklame Audiovisual
Merupakan jenis reklame yang disampaikan dengan menggabungkan dua media yaitu audio (suara) dan visual (gambar). Reklame dalam bentuk ini contohnya ada pada televisi.
Seperti apa iklan reklame yang baik? Berikut ini ciri-cirinya:
– Isi reklame cenderung singkat, lugas, dan mudah dipahami
Semakin singkat dan padat isi dari reklame sebetulnya semakin baik. Hal ini karena kebanyakan pendengar atau yang berlalu lalang tak punya banyak waktu untuk membaca isi reklame yang panjang. Kecuali Anda menempatkan reklame di tempat yang sering menjadi spot macet, maka bisa jadi isi reklame yang cukup banyak dan menarik dapat mengundang lebih banyak rasa penasaran dari pembaca. Sama halnya dengan reklame audio yang sebaiknya bisa menyampaikan maksud dengan jelas dalam waktu yang tak terlalu lama, misalnya beberapa detik saja.
– Desain dan layoutnya menarik
Jika reklame Anda berbentuk visual, desain dan tata letak sangat penting. Hal ini karena desain mempengaruhi keseluruhan tampilan dari reklame dan bisa meninggalkan kesan tertentu di benak orang yang melihatnya.
– Isi yang disampaikan benar
Saat menentukan tulisan untuk iklan di reklame, Anda mungkin terbayang untuk membuat berbagai tulisan yang berbeda dan unik sebagai umpan. Namun, pikirkan juga kebenaran dari isi tulisan ya! Jangan hanya memperhatikan efek tulisan tetapi ternyata yang Anda tuliskan adalah kebohongan. Karena itu, perhatikan kejujurannya ya! Salah satu hal yang bisa Anda highlight adalah mengangkat keutamaan atau keunikan dari produk Anda yang tak dimiliki produk lain.
Tadi adalah jenis reklame yang dibedakan berdasarkan media serta posisi untuk menempatkannya. Jika Anda inginmembuat reklame untuk mengiklankan bisnis, segera hubungi Cipta Grafika untuk konsultasi ya!
0 Comments