fbpx

Sobat cetak pasti sudah tidak asing lagi dengan majalah atau yang biasa disebut dengan magazine dalam bahasa Inggris. Nah, selain majalah yang konvensional, ada juga lho bentuk serupa dengan ukuran lebih kecil yang dinamakan dengan zine. Sudah pernah dengar?

Zine adalah alternatif untuk majalah atau photobook yang ukuran dan biaya produksinya cukup murah. Terlepas dari ukurannya, zine tetap memiliki manfaat serta isi yang jelas dan terstruktur. Agar tidak semakin penasaran, simak ulasan tentang zine di bawah ini yuk!

Apa itu Zine?

Zine adalah semacam karya yang dipublikasi secara personal maupun kelompok dalam bentuk yang lebih kecil dari majalah. Ukuran zine kira-kira seperti buku saku, dan biasanya diproduksi dengan mesin fotokopi. 

Dari segi ukuran, terdapat 3 patokan yang biasa digunakan untuk zine yaitu A5, A6, dan A7. Untuk mengisinya, Anda bisa menyertakan karya seperti tulisan prosa, puisi, foto, ulasan berita, bahkan coretan dan hasil gambaran Anda.

Zine memang tidak begitu terkenal, dan hanya dijual dalam lingkup yang cukup kecil. Umumnya zine cukup sering ditemukan dalam komunitas atau lingkaran belajar sebagai salah satu produk dari hasil diskusi atau karya yang bisa dijual dan dinikmati oleh orang lain. 

Di Indonesia, zine sering ditemukan di dalam komunitas pecinta musik, sastra, ilustrasi, atau fotografi. Beberapa karya akan dikumpulkan lalu dicetak dalam bentuk zine sebagai peluang untuk mendatangkan profit dengan menjualnya pada peminat masing-masing bidang. 

Cara Membuat Zine

Beberapa orang mengenal zine sebagai buku kecil seperti majalah berwarna hitam putih yang membosankan. Sebenarnya, Anda bisa membuat zine sendiri di rumah dengan sesuka hati. Tidak ada aturan pasti dalam membuat zine DIY, yang akan Anda perlukan adalah:

  • Kertas yang cukup tebal
  • Lem kertas
  • Crayon atau spidol

Dengan menuangkan karya Anda berupa berbagai tulisan, foto, ilustrasi digital, sobekan dari majalah, dan diakhiri dengan menentukan desain cover, zine Anda pun siap dicetak dan dibagikan kepada orang terdekat. Menambahkan ornamen lain seperti sequin, glitter, dan sebagainya untuk hiasan juga bisa Anda lakukan.

membuat zine ala DIY
Sumber: Soofiya

Membuat Zine Portofolio Fotografi

Karena tidak ada aturan khusus yang mengharuskan zine dibuat dengan tema tertentu, Anda dapat menggunakannya sebagai salah satu media untuk membuat portofolio kreatif. Bentuknya yang kecil dan mudah dibawa ke mana-mana sangat cocok untuk menjadi bukti kecil dari karya Anda. 

Tidak perlu biaya yang besar, setelah menyusun konten dan mencetaknya, karya Anda bahkan bisa dijual kepada banyak orang. Mencetak zine dapat dilakukan di percetakan dengan pilihan kertas tertentu yang tidak mudah rusak saat dilipat, sehingga harga jual zine Anda akan sesuai dengan kualitas.

Zine untuk Mengabadikan Momen

Jika Anda ingin mencoba cara baru untuk mengabadikan momen, membuat zine bisa menjadi alternatif yang seru. Dengan membuatnya seperti majalah, foto yang dipadukan dengan tulisan bebas Anda akan membuat zine semakin unik. 

Tertarik untuk membuatnya?